Celoteh Ekonomi dan Manajemen

Catatan di Hari Kemerdekaan

041146pHari ini untuk ke 64 kalinya kemerdekaan Republik Indonesia kembali diperingati. Harapan bahwa para pemimpin negeri ini untuk bisa bersatu kembali setelah sekian lama larut dalam persaingan selama Pemilu. Tapi sepertinya keinginan itu tidak bisa terwujud hari ini. Tidak satupun mantan presiden RI yang hadir dalam upacara peringatan hari kemerdekaan hari ini di istana negara.

Hal yang cukup unik dalam upacara pengibaran bendera di Istana Merdeka hari ini adalah ketika komandan upacara melaporkan upacara siap dibuka. SBY memerintahkan agar upacara “dilaksanakan”. Tapi komandan upacara menjawabnya dengan “lanjutkan”. Bukankah kata “lanjutkan” adalah slogan kampanyenya SBY? Apakah ini disengaja atau tidak? Karena seharusnya perintah “laksanakan” juga harusnya dijawab dengan “laksanakan”. Ataukah sang komandan ini sudah “terlalu” hafal slogan itu sehingga tidak sadar mengucapkannya ketika memimpin upacara? Entahlah. :)

Harapan rakyat terbesar pada saat ini adalah melihat para pemimpin kembali bersatu untuk meneruskan pembangunan yang sempat tertunda. Agar semua pemimpin melaksanakan janji-janji politiknya untuk kembali rukun setelah Pemilu berlalu. Semoga harapan rakyat ini bisa cepat diwujudkan.



Anti-Spam Protection by WP-SpamFree