06 Nov, 2008
Berapakah Nilai Selembar Nyawa?
Posted by: Rafki RS In: Analisis Ekonomi| My Recent Posts
Ketika disuruh mengkuantifikasi nilai nyawa Anda dan mengkonversikannya menjadi satuan nilai mata uang, mungkin Anda akan langsung membantahnya. Kebanyakkan orang mengatakan bahwa nyawa manusia tidak bisa dinilai dengan uang. Lagipula, siapa di antara kita yang mau dibayar, berapapun banyaknya, untuk merelakan hilangnya nyawa seseorang yang kita cintai, atau nyawa kita sendiri. Memang tidak bisa dibantah bahwa perhitungan harga nyawa manusia itu mustahil.
Tetapi, untuk keperluan analisis biaya-manfaat, hat mustahil itu harus dicoba. Jika tidak, analisisnya akan buntu, sebab dalam analisis biaya-manfaat dibutuhkan satuan yang sama atas dua faktor yang dibandingkan biaya dan manfaatnya. Tetapi bagaimana cara memperkirakan harga nyawa tersebut?
Salah satu caranya adalah - di Amerika Serikat cara ini digunakan oleh pengadilan, untuk menentukan ganti rugi kepada keluarga korban kecelakaan - dengan cara menghitung total pendapatan atau uang yang bisa diperoleh, jika orang yang meninggal itu masih hidup, sampai batas usia rata-rata penduduk. Namun cara perhitugan khas ekonomi ini juga tidak terlepas dari kritik, karena mengesankan seolah-olah nyawa pensiunan atau penyandang cacat (yang tidak akan mampu menciptakan penghasilan) tidak ada nilainya.
Cara lain yang tersedia adalah memperkirakan sejauh mana resiko kematian yang mau dipikul seseorang, dan berapa banyak imbalan yang dapat ditawarkan kepadanya, agar ia mau memikul resiko tersebut secara sukarela. Resiko kematian di setiap jenis pekerjaan jelas berbeda-beda. Para pekerja bangunan yang memasang konstruksi bangunan pencakar langit, menghadapi resiko kematian yang jauh lebih besar daripada para pekerja kantoran. Melalui kajian terhadap tingkatan-tingkatan resiko kematian di berbagai jenis pekerjaan, biaya pendidikannya, nilai pengalaman kerja, dan berbagai determinan upah lainnya, para ekonom dapat mereka-reka berapa harga yang diberikan seseorang untuk nyawanya sendiri.
Sejumlah studi yang pernah dilakukan untuk menyimpulkan nilai selembar nyawa ini, mendapati angka perkiraan sebesar US$ 10 juta per nyawa. Kalau dirupiahkan sekitar Rp 100 miliar. Nah, apakah Anda setuju nyawa Anda dinilai sebesar itu…?
Sumber Gambar: ndesign-studio.com









Recent Comments