A Special Gift for Everyone

13 Aug, 2008

Tentang Rating Siaran TV

Posted by: Rafki RS In: My Recent Posts| Opini

Nonton TVSiaran televisi sepertinya tidak bisa dilepaskan dari rating atau pemeringkatan siaran. Di Indonesia, pemeringkatan biasanya dilakukan oleh AGB Nielsen. Lembaga riset ini melakukan survei terhadap 1.645 pesawat TV atau 7.115 responden dari 35,8 juta populasi yang mendiami sembilan kota, yaitu Jakarta dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya, Semarang, Medan, Bandung, Yogyakarta dan sekitarnya, serta Palembang dan Denpasar.

Pemantauan biasanya dilakukan dengan menginstal alat peoplemeter di pesawat televisi keluarga yang disurvei. Alat ini merekam program yang dipilih dan kategori penontonnya. Catatan jumlah pemirsa ini biasanya dilaporkan oleh AGB Nielsen seminggu sekali. Data inilah yang biasanya menjadi acuan bobot acara oleh kebanyakkan perusahaan penyedia siaran televisi.

Kalau disimak bagaimana AGB Nielsen melakukan survei, maka jelaslah bahwa data yang di dapat adalah data kuantitas penonton bukannya kualitas dari siaran televisi bersangkutan. Hal ini tentunya bisa bertentangan. Di mana, siaran yang banyak jumlah penontonnya, belum tentu merupakan acara yang berkualitas. Dan juga sebaliknya, tentunya.

Lihatlah acara yang mendapat rating tinggi belakangan ini. Tidak jauh-jauh dari acara hiburan seperti komedi, mencari idola, sinetron, dan lain-lain. Acara ini menurut saya miskin kualitas. Bandingkan dengan acara-acara News dan Talkshow yang kaya informasi. Jarang sekali mendapatkan rating tinggi seperti layaknya acara sinetron.

Dalam hal ini, perusahaan televisi selaku perusahaan pencari laba tentunya mengutamakan laba dalam setiap aktivitasnya. Dan sudah pasti acara yang memiliki kuantitas penonton yang lebih tinggilah yang dipilih ditambah jam tayangnya ketimbang tayangan yang berkualitas tapi miskin penonton.

Tinggal kitalah selaku konsumen yang harus pandai-pandai memilah acara mana yang harus kita tonton agar kualitas hidup kita tidak ikut menurun akibat menonton acara-acara televisi yang miskin informasi. Pemerintahpun sepertinya tidak bisa berbuat banyak dalam menghadapi kekuatan para pelaku pertelevisian ini.

CO.CC:Free Domain

18 Responses to "Tentang Rating Siaran TV"

1 | Donny Verdian

August 13th, 2008 at 11:02 pm

Avatar

Acara tivi sekarang ini menurut saya semakin ndak berkualitas, Pak Rafki…
Sinetron nggak bikin masyarakat makin pintar,
talkshow juga kesannya omong doang karena pada aplikasinya, memang bener-bener semua terkesan teoritis aja.. prakteknya nyaris enol.

Saya hanya menikmati televisi ketika betul-betul tidak ada pekerjaan lain saja, dan itu sangat jarang saya lakukan …

Istilah kata, mending nge blog ketimbang nonton tivi.
Hidup blog!

Donny Verdians last blog post..Tentang Seragam Korpri yang Lucu

2 | didta

August 14th, 2008 at 2:15 pm

Avatar

bener nih, hampir semua chanel nampilin yg gak mutu. Jarang yg mau nampilin anime, paling cumen global ma antv doank. Sial, padahal aQ suka banget anime

3 | olysus

August 14th, 2008 at 6:48 pm

Avatar

Bener kualitas siaran TV kita memang hancur banget. Degradasi norma di masyarakat salah satu faktor signifikannya adalah televisi.
Keponakan saya ada yang masih bel 2,5 tahun eh pas neletuk nyanyi keluarlah “makhluk Tuhan yang paling seksi”, prihatin aku.

Makanya di rumah nggak ada TV, pernah ada TV turner tapi kucopot dari PC sejak hampir 2 tahun yanglalu. Informasi dapetnya dari Internet ajah…

4 | Yari NK

August 14th, 2008 at 7:46 pm

Avatar

Ya… begitulah selera nonton orang indonesia…. nggak heran deh kebanyakan kualitas otaknya juga nggak jauh2 dari selera nontonnya yang sinetron, mencari idola, dan lain-lain pokoknya yang nggak usah pakai pikir panjang…. :mrgreen:
Yari NKs last blog post..Moso Nabi Adam Seperti Monyet??

5 | laporan

August 14th, 2008 at 9:10 pm

Avatar

Mengapa seperti ini ya iklim acara pertelevisian di Indonesia, isinya hanya haha hihi sinetron saja. Bandingkan dengan luar negeri ada ESPN, National Geographip, Discovery, Animal Planet bermutu, berkualitas dan yang utama adalah mendidik. Mungkin karena faktor regulasi ya pak. Lantas apa bedanya dengan Indovision, hanya menambah biaya yang dibayar pemirsa.

6 | norjik

August 14th, 2008 at 10:26 pm

Avatar

sekarang banyak acara “sampah” pak … apg tuh sinetron yang kualitasnya makin ndak ada mutunya sama skali. Jadi cocok nya lagu Changcuter “RACUN” baiknya syairnya di ganti ….

‘SINETRON’ racun dunia

btw, pembahasan yang bagus pak … sukses ‘n salam :)
norjiks last blog post..Istri Pertama VS Istri Kedua

7 | rita

August 14th, 2008 at 10:56 pm

Avatar

Iya pak setuju, harus pintar pintarnya kita menyeleksi mana yg bermutu dan manfaat
Gak usah ngarapin para pengusaha siaran akan memberikan yang terbaik melainkan kitalah yang memilih yang terbaik :D
ritas last blog post..Selamat Hari Merdeka 17 Agustus 2008

8 | inos

August 15th, 2008 at 5:37 am

Avatar

Iya pak, saya juga turut prihatin dengan program acara TV sekarang ini, banyak yang kurang mutu. Tinggal penonton aja yang harus pandai-pandai memilih dan memilah tontonannya.

inoss last blog post..Ikan Bakar, Coto dan Konro

9 | Daniel Mahendra

August 15th, 2008 at 6:53 am

Avatar

Dalam konteks pengambilan sampling pada pemirsa tv, tingkat kuantitas rasanya memang kerap berbanding terbalik dengan kualitas.

Ironisnya, itu yang dijadikan acuan tv dalam mengukur bagus tidaknya sebuah acara. Yang ujung-ujungnya sebagai penentu banyaknya arus iklan yang masuk atau yang bisa digaet. Ini kenyataan sosial sekaligus bisnis. Apa boleh buat?

10 | Achmad Sholeh

August 15th, 2008 at 7:31 am

Avatar

Bener sih pak acara yang kebanyakan ditonton biasanya acara hiburan, padal acara tersebut kadang tidak mementingkan kualitas karena tujuannya adalah untuk menyedot penonton

Achmad Sholehs last blog post..Merdeka dalam Memilih

11 | Terasi Rumah

August 15th, 2008 at 8:16 am

Avatar

terus terang
saya sekarang merasa muak menonton acara-acara yang disuguhkan Tivi-tivi nasional kita.

Terasi Rumahs last blog post..Lip Sync Penyanyi Cilik di Pembukaan Olimpiade Beijing

12 | emfajar

August 15th, 2008 at 9:11 am

Avatar

saya malah prihatin dengan tayangan televisi skrng yg sering menampilkan waria2

13 | emyou

August 15th, 2008 at 10:01 am

Avatar

kok gw ga perna jadi target survey ya?? jadi penasaran

emyous last blog post..Bukan Foto Skandal

14 | natazya

August 15th, 2008 at 5:57 pm

Avatar

skarang memang rating sudah ga bisa lagi dijadikan acuan buat menilai kualitas suatu tayangan kalau menurut saya pribadi…

bukti lain bahwa kadang kuantitas tidak berbanding lurus dengan kualitas :D
natazyas last blog post..To a very Dear Long Lost Friend… with love…

15 | lia

August 15th, 2008 at 6:15 pm

Avatar

ya… sayang banget ya klo pihak stasiun tv lebih mengutamakan keuntungan daripada kualitas. Kalau begini terus bagaimana nasib generasi muda bangsa apalagi kebanyakan tayangan yg gak berkualitas itu lebih bnyk ditujukan ke anak muda dengan tema cinta, pacaran, gosip, artis dll.
Kalaupun tetep sinetron, lebih baik tema sinetron yg dirubah. Misalnya perjuangan seorang pemuda utk meraih cita-cita, membantu emaknya memajukan usaha dll pokoknya bikin termotivasi klo ditonton daripada tema cinta & pacaran anak sekolah/

lias last blog post..Virus Windx atau Virus Win32/Parite ya?

16 | edratna

August 16th, 2008 at 6:42 pm

Avatar

Kualitas hasil survei ditentukan juga atas segmen mana yang disurvei….dari tingkat pendidikannya, bidang pekerjaannya, penghasilannya dsb nya.
Saya tak pernah menjadi yang termasuk di survey…..dan termasuk meragukan hasil survei tsb.Seharusnya hasil survei tsb bisa diaudit, sehingga awam tahu apa saja kriteria pelaksanaan survei tsb.

edratnas last blog post..Apa ibu keberatan jika tarif taksi naik?

17 | Ongki

September 2nd, 2008 at 11:39 pm

Avatar

Saya endak menyesal endak ada tv di kos,, sekarang acarany benar2 jelekkkk… Saya lebih suka melihat berita daripd sineteron2 yang aneh2 g masuk akal…

Ongkis last blog post..Detik-detik terakhir TELKOMSEL FLASH

18 | Farijs van Java

September 9th, 2008 at 4:32 pm

Avatar

welehweleh™… ada rumor katanya pemeringkatan siaran tv ini sering “dipolitisasi”. ga tau bener ato ga. yah, yang jelas para penonton sekarang seharusnya musti jeli dalam memilih tayangan yg akan ditonton.

(^_^)v

Farijs van Javas last blog post..Musim Gugur Telah Tiba!

Comment Form

Categories

Buku Tamu


yezet k4r4w41
Ass..ww pak Rafki, Awaln...

Adi Hidayat
Terima Kasih pertama kali...

F @ Bloggingly
Ah! nama belakang kita sa...

heri
kayaknya belum pernah kes...

Denok
ass..pak dos.. tx kunjun...

Flickr PhotoStream

    Photo5 014Photo6 004Photo6 239Photo5 020

About

Rafki RS adalah pengajar yang ingin terus belajar. Membaca dan menulis menurut saya adalah cara terbaik untuk mendapatkan tambahan pelajaran dalam hidup ini. Sehingga dengan keyakinan ini, saya menghadirkan blog ini sebagai sarana belajar bagi saya. Tentunya dengan harapan mendapat bantuan, saran dan kritikkan dari Anda semua. Saat ini saya berdomisili di Batam - Kepulauan Riau.

Oil Rig Injury Lawyer
Statistik Kunjugan
Add to Technorati Favorites
Personal
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
BRDTracker
Display Pagerank
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

KapanLagi.com