05 Aug, 2008
Orang Cantik/Tampan Berpenghasilan Lebih Tinggi?
Posted by: Rafki RS In: Analisis Ekonomi| My Recent Posts
Apakah pernah muncul dalam benak Anda pertanyaan tentang pengaruh dari tampil cantik / tampan bisa mempengaruhi penghasilan? Adalah ekonom perburuhan Daniel Hamermesh dan Jeff Biddle yang mencoba menjawab pertanyaan tersebut melalui sebuah penelitian yang mereka terbitkan dalam jurnal American Economic Review.
Hammermesh dan Biddle sampai pada kesimpulan bahwa ketampanan atau kecantikkan memang membawa manfaat ekonomi. Orang-orang yang penampilan fisiknya lebih dari orang kebanyakkan ternyata memiliki pendapatan 5 persen lebih tinggi daripada orang lain yang penampilan fisiknya tergolong rata-rata. Sedangkan mereka yang berpenampilan fisik rata-rata memperoleh pendapatan 5-10 persen lebih tinggi daripada orang yang penampilan fisiknya di bawah rata-rata. Survey yang dilakukan terhadap responden pria dan wanita memunculkan gambaran serupa.
Menurut saya secara ekonomis ada beberapa cara menafsirkan “bonus kecantikkan/ketampanan” tersebut.
Pertama, tampang keren memang bermanfaat dalam jenis-jenis pekerjaan tertentu dimana pekerja harus banyak tampil di depan umum. Misalnya, aktor/aktris, tenaga penjual, resepsionis, dan sebagainya. Untuk pekerjaan-pekerjaan seperti ini wajar kalau perusahaan lebih suka merekrut pekerja yang ganteng atau cantik. Bahkan, untuk memperoleh karyawan/ti yang penampilan fisiknya menarik, perusahaan tidak segan-segan menawarkan upah/gaji yang lebih besar. Sikap ini bukan karena kegenitan direkturnya, melainkan untuk memenuhi keinginan konsumen yang memang lebih suka dilayani oleh orang yang menarik.
Kedua, kecantikkan atau ketampanan merupakan ukuran tidak langsung dari kemampuan yang lain. Besar kecilnya daya tarik fisik seseorang nampaknya tidak sekadar urusan keturunan. Banyak hal lain yang turut berpengaruh, misalnya bagaimana orang itu menata rambutnya, menjaga sikapnya, tutur katanya, gerak-geriknya, kebersihan badannya, kerapian busananya, kecerdasannya, dan sebagainya. Lebih jauh lagi, seseorang tidak harus terlahir cantik atau tampan agar dapat tampil menarik. Kemampuan untuk tampil menarik itulah yang diakui sebagai kemampuan tersendiri. Dengan kemampuan ekstra ini, wajar kalau kemudian memperoleh pendapatan lebih banyak.
Jadi kalau Anda mengharapkan penghasilan yang lebih tinggi daripada pendapatan sekarang ini, maka sudah seharusnya Anda tampil lebih menarik lagi dibanding penampilan Anda sekarang.
Sumber gambar: geocities.com









Recent Comments