Kopdar bisa diartikan pertemuan para mahluk dari dunia lain (milis, forum, chatroom, blog) di dunia nyata. Yang tadinya hanya bertegur sapa di internet, atau media lain, kemudian bertemu dengan sosok sesungguhnya. Banyak yang berbeda antara pengharapan dengan kenyataan. Ada juga yang berakhir dalam pernikahan.
Saya yang hingga kini awam dengan dunia internet, sambil mengenang masa lalu, berusaha menyusun ingatan yang melapuk.
November 2003, bersama para chatter di ruang Indonesian:1, Yahoo!, dengan kegiatan pertama mengadakan Sahur On the Road. Kapan kita kopdar eh jumpa lagi?

Januari 2005, bersama bikers dari milis thunder125, yang akhirnya membentuk komunitas pengguna Suzuki Thunder125 dengan nama Thunder125 Community Indonesia.

Oktober 2007, saya yang newbie nekad kopdar bersama para bloger.

Ehm kok tiap 2 tahun yak? Ga sengaja kali…
Khusus komunitas bikers, hampir seminggu sekali kopdar dilaksanakan. Malah bisa setiap hari kopdar dengan komunitas yang berbeda. Kopdar tak lagi sesuatu yang istimewa.
Ada lagi perbedaan antara biker dengan bloger. Bila bertemu sesama anggota komunitas, biker biasanya saling berteguran dengan klakson diiringi memberi tanda jempol kepada sesama bro. Identifikasi akan mudah karena penggunaan atribut di jaket atau stiker di spakbor belakang sepeda motornya.
Nah kalau bloger agak susah untuk mengidentifikasi keberadaannya di tempat umum, apalagi untuk berteguran. Kecuali mau repot bawa keyboard ke mana-mana supaya bisa segera meninggalkan komentar di blognya, “Eh kita kan barusan papasan di mal Anu. Mo negor tapi takut salah, abis agak beda dengan fotonya di blog. Salam kenal yak…”









Recent Comments