Akhirnya kopi darat yang di prakarsai oleh Bpk. Ria Saptarika, wakil walikota Batam, berjalan dengan sukses. Kopdar ini dihadiri oleh rekan-rekan komunitas blogger Batam termasuk oleh Pimpinan Telkom Riau Kepulauan yang ‘katanya’ juga blogger. Blogger beneran nggak nih Pak Mulyanta?
Hal menarik dalam diskusi para blogger Batam ini adalah tentang rencana peluncuran Batam Cyber Island. Kalau di daerah atau kota lain konsep seperti ini dikenal dengan istilah cyber city, maka Batam bercita-cita membuatnya lebih besar dengan melingkupi sebuah pulau, alih-alih sebuah kota saja.
Beberapa kota yang sudah melakukan perancangan cybercity selain Makassar dan Pangkal Pinang antara lain, Malang Cyber City (MCC), Sukabumi Cyber City (SCC), Bandung Cyber City (BCC), Yogya Cyber City (YCC), Solo Cyber City (SCC), Denpasar Cyber City (DCC) dan kota-kota lain yang segera menyusul.
Menarik dibahas dalam hal ini adalah indikator keberhasilan proyek ini. Diantaranya:
- Semua hotel di Batam harus memiliki website.
- Semua perguruan tinggi di Batam harus memiliki website.
- 90 % sekolah menengah di Batam harus memiliki website.
- 100 % Rumah Sakit di Batam harus memilki website.
- Semua kelurahan di Batam akan tercover oleh jaringan wi-fi.
- Sekeliling Pulau Batam akan dipasangi kabel fiber optik.
- KTP yang dilengkapi dengan alamat e-mail.
- Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)
- Minimal harus ada 1.000 orang blogger yang berasal dari Batam dan tentunya mengangkat konten Batam dalam postingannya.
- dan indikator lainnya.
Tentunya dalam hal ini, Pemerintah Kota Batam tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah Kota Batam memerlukan perpanjangan tangan dan bantuan penuh dari masyarakat Kota Batam untuk bisa mewujudkan hal ini. Salah satu pihak yang diajak bahu-membahu mewujudkan hal ini adalah komunitas blogger. Jadi hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kita komunitas blogger, karena keberadaan kita diakui dengan dimasukkannya komunitas bloger sebagai salah satu indikator keberhasilan penerapan Batam Cyber Island.
Batam Cyber Island sendiri adalah sebuah konsep besar menurut saya bahkan jauh melampaui apa yang sudah diterapkan oleh kota-kota lain di Indonesia. Penerapan konsep dunia cyber di sebuah pulau yang besar seperti Batam, tentunya pekerjaan yang sangat sulit. Untuk itu saya berharap hal ini segera diluncurkan tanpa mengkaji lagi kesulitan-kesulitan yang mungkin muncul. Sebab, kesulitan-kesulitan tersebut biasanya bisa diselesaikan sambil jalan.
Kepada komunitas blogger Indonesia yang kebetulan berkunjung ke blog ini, saya meminta masukkan dan sumbangan pemikiran untuk mewujudkan hal ini. Terutama indikator-indikator utama yang sebaiknya dijadikan acuan konsep penilaian keberhasilan proyek besar ini. Dan juga kendala-kendala yang sering muncul di lapangan ketika konsep ini diaplikasikan. Tentunya bagi rekan-rekan blogger yang telah terlebih dahulu merasakan cyber city di kota masing-masing, lebih mengetahui akan hal ini. Saran dan sumbang pemikirannya sangat saya nantikan secara pribadi dan tentunya sangat diharapkan oleh komunitas blogger Batam dan juga oleh masyarakat Batam pada umumnya.
Rekan-rekan Blogger Batam yang hadir diantaranya: saya, Bpk. Ria Saptarika beserta ibu Suparti Ria Saptarika, dan juga pak mulyanta, Abdurrahman Zhafir, Hera Pandana, Harianto, Mohammad Farhan, Defanan Syam, Arifin aka Kang Ifin, Ismu Surizan, Geri, Ardo, Oki, satya sembiring, Iwan, Budi Prasetyo, Arliza Arga/Andri Yusmar, Nomensen tarigan, Andi Felani, Beni Yonara, Isel Sariandi, Ricky Indrakari, Icha
Artikel terkait:
1. Kopdar Batam Blogger by Joko Supriyanto
2. Kopdar3 BBC di Engku Puteri by Defanansyam
3. kopdar bloger batam by Satya Sembiring
4. Kopdar Pelataran Pemko by uphak-uphuk









Recent Comments