10 Jul, 2008
Jalinlah Hubungan Maka Anda Akan Panjang Umur
Posted by: Rafki RS In: Motivasi| My Recent Posts
Menjalin hubungan adalah hal yang paling pandai diperbuat otak kita. Ia menerima informasi dari indera kita dan memprosesnya dengan membuat asosiasi-asosiasi. Otak kita senang belajar dari asosiasi-asosiasi ini. Ia bertumbuh dan berkembang ketika menjalin hubungan.
Manusia pun demikian. Adalah suatu fakta ilmiah bahwa orang yang menjalin hubungan itu berusia lebih panjang. Dalam karya mereka, Keep Your Brain Alive, Lawrence Katz dan Manning Rubin mengutip studi-studi yang diadakan oleh McArthur Foundation dan International Longevity Center di New York serta di University of Southern California. Studi-studi ini menunjukkan bahwa orang-orang yang tetap aktif secara sosial dan fisik mempunyai usia lebih panjang. Ini tidaklah berarti bahwa bergaul dengan kelompok yang itu-itu juga dan naik sepeda. Melainkan keluar mendapatkan teman-teman baru.
Ketika Anda menjalin hubungan di dunia luar, Anda menjalin hubungan di dunia dalam - yaitu di otak Anda. Ini membuat Anda awet muda serta tajam. Edward M. Hallowell, dalam bukunya yang sangat bagus, Connect, mengutip Alameda County Study yang diadakan pada tahun 1979 oleh Dr. Lisa Berkman dari Harvard School of Health Sciences.
Dr. Berkman beserta timnya dengan seksama menelaah 7.000 orang, berusia 35 hingga 65, selama kurun waktu sembilan tahun. Studi mereka menyimpulkan bahwa orang yang kurang bersosialisasi serta kurang ikatan komunitas itu hampir tiga kali lebih mungkin matikarena penyakit medis daripada mereka yang menjalin hubungan luas. Dan semuanya ini tidaklah tergantung pada status sosioekonomi dan praktek-praktek kesehatan seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol, obesitas, ataupun kegiatan fisik.
Lalu bagaimana dengan aktivitas nge-blog di Internet? Internet telah digembar-gemborkan sebagai alat paling hakiki untuk menyatukan orang menjadi komunitas dengan minat yang sama. Dan itu benar: kalau Anda sedang mencari kolektor benda-benda seni antik, ataupun kolektor Teddy Bear misalnya, Anda akan menemukan mereka di Web. Bagi orang-orang yang terpaksa tinggal di rumah karena cacat atau penyakit, Web juga bisa sangat membantu.
Tetapi haruslah kita ingat bahwa menghabiskan waktu berjam-jam di depang layar, mentikkan pesan ke ruang cyber, bukanlah pengganti yang baik bagi pengalaman berspektrum penuh yang dimungkinkan oleh waktu tatap muka dengan sesama. Mungkin Anda berjumpa dengan seseorang di chat room yang menarik Anda secara romantis, tetapi akankah Anda mau menikah dengannya sebelum berjumpa langsung beberapa kali?
Anda perlu hadir di depan seseorang untuk menangkap segala petunjuk lisan maupun non-lisan. Suasana yang tercipta oleh kehadiran fisik dan mental itu adalah sama pentingnya seperti daya tarik di permukaan, kalau bukan malah lebih. Umpamanya, lingkungan seperti apakah yang Anda ciptakan? Seberapa spontankah Anda? Seberapa kuatkah kebutuhan Anda bercakap-cakap? Bagaimana dengan keterbukaan Anda, sikap Anda dalam memberikan dukungan, dan sikap anda dalam membagikan kehadiran?
Kalau Anda tidak saling memenuhi kebutuhan emosional satu sama lain, Anda bisa gagal. Hal-hal seperti ini hanyalah dapat ditentukan dari kontak tatap muka. Barulah Anda tahu apakah Anda benar-benar “menjalin hubungan”.
Jadi, Anda terpenjara dalam dunia maya? Hati-hatilah karena kalau Anda tidak menyeimbangkan aktivitas ngeblog Anda dengan “menjalin hubungan” yang sebenarnya di dunia yang benar-benar “nyata”, maka dikhawatirkan Anda akan berusia pendek. (*Ha…ha…ha. Becanda mode is on)
















Recent Comments