Opera Sabun Miss Corby
Anda masih ingat dengan Nona Schapelle Corby? Yup, si Ratu Mariyuana dari Australia yang tertangkap tangan membawa barang haram itu pada tanggal 8 Oktober 2004 di Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali. Waktu itu nona ini menumpangi pesawat Australia Airlines kode penerbangan AQ 7829. Pada saat kasusnya ditangani aparat keamanan dan hukum Indonesia pada 2004-2005, pemberitaan media cetak dan elektronika Australia yang sedemikian rupa telah membentuk opini publik bahwa Corby “tidak bersalah”.
Beberapa bentuk kekesalan orang-orang yang bersimpati kepada “nasib” Corby ketika itu adalah pengiriman paket berisi “serbuk putih” yang sempat menghebohkan aparat keamanan dan diplomat RI di KBRI Canberra (di masa Duta Besar Imron Cotan), serta vandalisme terhadap properti milik KJRI Sydney.
Bahkan, Konsulat RI di Perth, Australia Barat, menerima surat berisi ancaman pembunuhan. Isi surat tulisan tangan itu menyebutkan bahwa “Jika Schapelle Corby tidak segera dibebaskan, anda semua (staf Konjen RI di Perth-red.) akan menerima setiap peluru ini menembus otak”. Sungguh mengerikan dan membakar emosi ketika ingat kejadian waktu itu.
Namun Stasiun TV “Channel Nine” Australia lah yang pada Minggu malam mengungkap tabir opera sabun Corby di balik ungkapan memelasnya itu kepada para wartawan yang haus berita untuk menarik simpati rakyat Australia bahwa dia hanyalah korban, bukan pelaku.
Di dalam tayangan bagian pertama film dokumenter Stasiun TV Saluran Sembilan itu, terungkap bagaimana ungkapan memelas yang disampaikannya merupakan sesuatu yang dipersiapkan atau rerkayasa dalam pertemuan Corby dengan pendukung setianya saat itu, Ron Bakir. Bahkan, lewat kamera tersembunyi tim peliput “Channel Nine” itu, para penonton menyaksikan wanita yang divonis hakim bersalah dan dihukum 20 tahun penjara dalam kasus kepemilikan 4,2 kg mariyuana tahun 2004 ini sempat berlatih mengucapkan kata-kata itu. “Saya (sebenarnya) benci menangis…,” kata wanita asal Gold Coast, Queensland, yang dijuluki the “Ganja Queen” (Ratu Ganja) oleh media di Australia dan Indonesia itu.
Bagian pertama film dokumenter berjudul “Schapelle Corby: The Hidden Truth” (Schapelle Corby: Kebenaran yang Tersembunyi” dengan durasi 120 menit itu juga mengungkapkan bagaimana Robin Tampoe, pengacara yang menangani kasus Corby, sempat merancang skenario bahwa alibi bungkusan 4,2 kg mariyuana itu tidak terjadi di Bandar Udara Brisbane atau Sydney, melainkan Ngurah Rai Bali. Namun skenario itu kemudian tidak dilanjutkan Tampoe. Sebaliknya satu-satunya kemungkinan adalah petugas bandara Australia yang menangani kopor-kopor penumpang.
Menurut dia, mereka yang mungkin telah memasukkan mariyuana itu ke sarung tas papan selancar Corby. Terhadap skenarionya yang terakhir ini, Robin Tampoe mengaku bahwa dia merekayasa teori lemah bahwa petugas bandar udara Australia yang menangani kopor-kopor penumpang sebagai pihak yang patut disangka.
Di tengah klaimnya sebagai orang yang tidak bersalah dan dukungan orang tua dan kakak perempuannya yang bersuamikan pria Bali, posisi Corby justru dipersulit oleh pengakuan Tony Lewis yang disebut “Channel Nine” sebagai tetangga, teman ayah Corby dan “penanam ganja”.
Film dokumenter yang bagian terakhirnya ditayangkan Selasa malam (24/6) itu merupakan karya jurnalisme investigatif yang ditandai dengan pemakaian kamera tersembunyi yang merekam secara jelas berbagai pernyataan Corby dan Ron Bakir maupun dan orang-orang yang terlibat dalam penanganan kasusnya. Suasana pertemuan internal tim pembela Corby pun terekam dengan baik.
Kemarin, si bintang opera sabun ini kembali melanjutkan episode baru dalam opera sabun yang dibintanginya. Berita lengkapnya silahkan baca di sini dan di sana. Dalam pemberitaan tersebut dikatakan bahwa walaupun baru menjalani 2,5 tahun hukuman, ternyata Corby sudah bisa seenak perutnya bebas kesana-kemari. Bahkan, bak lagak ibu-ibu pejabat penting, Miss Corby di kawal oleh enam personel Brimob yang dengan setia menungguinya ketika sedang melakukan perawatan kecantikkan di salon.
Ketika di konfirmasi ke tim dokter yang merawatnya di RS Sanglah, dengan entengnya mereka menjawab bahwa mereka mengaku kecolongan. Tahukah Anda apa sanksi yang diberikan kepada Corby atas tindakannya itu? Corby di damprat habis-habisan oleh dokter yang merawatnya, seperti ibu yang memarahi anaknya yang kedapatan berbuat nakal. Itupun disertai kekhawatiran si dokter bahwa Corby bisa stres akibat dimarahi itu.
Inilah sekelumit kisah dalam opera sabun yang dibintangi oleh Miss Corby dari Australia dan peran pembantunya dimainkan oleh aparat dari negara yang Benar-Benar Patut di Kasihani.
Tonton sebagian opera sabun dari Miss Corby ini di sini
Update (5 Juli 2008) : […Ayah ratu narkoba asal Australia yang tertangkap di Bali Schapelle Corby, Michael Corby senior, ternyata juga sudah terlibat dalam perdagangan mariyuana selama lebih dari 30 tahun, termasuk menyelundupkan barang haram itu ke Bali. Informasi tentang sepak-terjang ayah perempuan asal Gold Coast, Queensland, yang kini menjalani hukuman 20 tahun penjara di Bali dalam kasus penyelundupan 4,2 kilogram mariyuana tahun 2004 itu diungkapkan surat kabar The Age Australia, Sabtu. Sumber: Kompas.com…]





Hehehehe…
jangankan itu Pak, lha wong terpidana mati yang sudah ditembak dari Nigeria itu pada kenyataannya bisa beristri orang indonesia dan punya anak lagi.
Lha itu dimana mbikin anaknya? Bukankah harusnya ndak boleh?
Jadi ngeliat kasus Corby ya ndak heran, Bos.
PERTAMAX !!!
Rafki: Eh..iya, bikin anaknya di mana ya?
Donny Verdians last blog post..Who Will Be The Next Indonesian Idol ?
yah setidaknya pembangkitan opini tersebut telah berhasil menghindarkan Corby dari hukuman mati..
sekarang dia malah seenak perutnya keluar masuk penjara.
Bahkan keluar masuk hotel.
Sejak kapan penjara pindah ke hotel yah??
Rafki: Yah, setelah beberapa tahun baru sekaranglah opini publik Australia berubah terhadap Corby.
made ekas last blog post..Bandung Tempo Doeloe di Museum Sri Baduga
saya jadi gak percaya kalo tommy bin sorharto dan nurdin halid itu benar2 dibui. siapa yang tahu?
mungkin malah dugem di singapura atau timor leste ya pak
Rafki: Bahkan saya nggak percaya kalau semua para korupsi yang ditahan polisi itu benar-benar di masukin penjara seperti pelaku kriminal biasa. Lihat saja tingkah polah mereka yang mencari-cari alasan supaya bisa dirawat di rumah sakit dengan alasan sakit yang dibuat-buat.
Namanya saja oper sabun he he … kita harus kawal negeri ini agar jangan semakin terjerumus opera sabun. Bagaimana menurut Sampeyan?
Rafki: Sayangnya kita aja yang berkemauan mengawalnya Pak. Sedangkan orang yang diberi wewenang mengawalnya malahan berniat menjerumuskannya.
Ersis Warmansyah Abbass last blog post..Tidak Relevan
Tuhkan dari pada maling ayam dihajar sampe dibakar mending korupsi milyaran ato pengendar aja heueheu
Rafki: Usulan yang layak di pertimbangkan
leahs last blog post..Mudik klaten (lagi)
Salam
he..apa-apa di skenariokan trus berita yang bisa langsung objektif itu mesti dapat dari mana ya?
Rafki: Sudah sulit mendapatkannya sekarang
nenyoks last blog post..Thomas!! Congrat Ya Sudah Melahirkan..
Huahaha…. jadi geli2 prihatin membaca kisah di atas…. Itu semua karena peran pembantunya sangat menjiwai perannya sebagai pembantu dalam opera sabun tersebut….. jadinya ya seperti itulah jadinya.
Mudah2an peristiwa ini dapat menjadi fokus utama dari perhatian pers di Indonesia agar opera sabun ini tidak terus menerus diproduksi yang hanya memanjakan peran utamanya
dan mungkin juga peran2 pembantunya!.Rafki: Betul-betul menggelikan dan sekaligus memuakkan, Pak
Yari NKs last blog post..Punya Domain Sendiri atau Tetap Gratisan di WP[dot]com ya?
kalo ada pemeran utama, idealnya kan ada pemeran pembantu juga..
Rafki: Yah, itulah sepertinya yang lagi di mainkan dan dihayati sama oknum Brimob, oknum dokter, dan oknum aparat lain (yang pura-pura nggak tahu), dalam kasus Corby ini.
yainals last blog post..Entrepreneurship Training for Santri, Mau?
Opera sabunnya seru banget.. Kapan tamatnya ya?
Rafki: Saya yakin akan panjang sekali. Sepanjang masa hukuman pemeran utamanya mungkin.
fairuzdarins last blog post..Pedas dan Keras
wah makin jatuh aja nie harga diri bangsa kita
Rafki: Sungguh sangat jauh jatuhnya menurut saya. Di mana-mana kita dilecehkan. Entah bagaimana lagi memperbaiki moral bangsa yang sudah terlanjur rusak parah ini, ya?
tusyalrasyids last blog post..pahlawan terlupakan
lelucon apalagi yg disampaikan oleh aparat kita ini.
koq seorang napi bisa begitu dgn asyiknya lagi berada di salon kecantikan?
Rafki: Lelucon yang membuat kita muntah, Mas. Alih-alih membuat kita tertawa.
langitjiwas last blog post..Sang Kompor
narkoba emg menyesatkan
norjiks last blog post..Banjir Lagi
Hm,, ya beginilah hukum di Indonesia…
yang punya uang selalu menang….
yang miskin ndak bisa berbuat apa2…
*Ironis sekali
galihyonks last blog post..PON XVII dan gengsi antar daerah
asal ada uang apapun bisa terjadi, iya kan??
vias last blog post..putus asa-bunuh diri???
seperti tidak ada bintang opera sabun yang lain, ya, pak. lha wong jelas2 pesakitan kok masih juga direkrut jadi bintang, haks. btw, bisa jadi malah laris manis tuh, pak, karena banyak orang penasaran ingin menyaksikan opera sabun yang dibintangi seorang “ratu mariyuana”, hehehe
sawali tuhusetyas last blog post..Bahasa Blog: Antara Gaya dan Kepentingan Ekspresi
sebenarnya sedih juga sich pak , tapi mo bagaimana lagi , inilah kenyataan yang harus di hadapi sekarang
nyokk kita niat buat merubahnya
realylifes last blog post..kadang belok kadang lurus
hihihi masih idup ya si colby ini ehh corby
wagh…kok keliatannya si corby jadi jelek yak semenjak aku tinggalin
okta sihotangs last blog post..Utara, Selatan, Barat, Timur…ASTRA(6)
walah…
hidup sabun…
Wempis last blog post..Rini - MBI
[…] undangan tak resmi saya mulai colek dari beberapa temen2 lainnya, mas ari, bang rafki, mas jaz, mbak ani, jabro, blogger bodoh, mas regsa, mas firman, om ismu, oki, ade, dev, ardho, […]
Like father like son…
aneh2 aja nih dunia….
theloebizzs last blog post..be A gReaT wiFe
[…] undangan tak resmi saya mulai colek dari beberapa temen2 lainnya, mas ari, bang rafki, mas jaz, mbak ani, jabro, blogger bodoh, mas regsa, mas firman, om ismu, oki, ade, dev, ardho, […]
[…] undangan tak resmi saya mulai colek dari beberapa temen2 lainnya, mas ari, bang rafki, mas jaz, mbak ani, jabro, blogger bodoh, mas regsa, mas firman, om ismu, oki, ade, dev, ardho, […]
[…] undangan tak resmi saya mulai colek dari beberapa temen2 lainnya, mas ari, bang rafki, mas jaz, mbak ani, jabro, blogger bodoh, mas regsa, mas firman, om ismu, oki, ade, dev, ardho, […]
sesuatu yang mengundang keinginan kita tuk merubah keadaan negeri ini kan tuk menjadi lebih baik
Kunjungi dan tulis prediksi sobat di:
http://achoey.wordpress.com/2008/07/10/prediksi-lima-besar-partai-pemenang-pemilu-2009/
Hatur nuhun
achoey sang khilafs last blog post..Prediksi Lima Besar Partai Pemenang Pemilu 2009?